Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan

Kepala Bidang Perizinan Usaha

  1. Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya    berada  dibawah  dan  bertanggungjawab  kepada  Kepala Dinas.
  2. Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyiapkan perencanaan, perumusan kebijakan dan pelaksanaan program kerja serta kegiatan dalam bidang penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
  3. Dalam  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (2), Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
  1. mempelajari,  menelaah  dan  mengolah  peraturan  perundang  – undangan, kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis serta data dan informasi lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya;
  2. merumuskan   bahan   pelaksanaan   kebijakan   penyelenggaraan urusan bidang perizinan dan nonperizinan usaha sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang telah ditetapkan;
  3. menyusun   rencana   kerja   dan   kegiatan   serta   anggaran   di lingkungan unit kerja;
  4. mengoordinasikan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) di lingkungan unit kerja;
  5. merencanakan,    mengolah,    mengidentifikasi,    mengoordinasi, memvalidasi, melaksanakan mengevaluasi, memimpin, pelaporan, mengadministrasi pelayanan dan menerbitkan perizinan dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM, konstruksi,        pendidikan,    kesehatan,    pariwisata,    pertanian, perikanan, dan perhubungan;
  6. melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan satuan/unit kerja terkait dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;
  7. menginventarisir permasalahan yang berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyusun petunjuk pemecahannya;
  8. memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan berkaitan dengan bidang tugasnya;
  9. membagi  dan  mendistribusikan  tugas  kepada  bawahan  sesuai bidang tugas masing-masing;
  10. memberikan  petunjuk,  bimbingan  dan  arahan  serta  penilaian kinerja kepada bawahan;
  11. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan sesuai bidang tugasnya; dan
  12. melaksanakan  tugas  lain  yang  diberikan  oleh  atasan  sesuai  lingkup tugasnya.

 

Kepala Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha I

  1. Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha I dipimpin oleh seorang kepala seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah  dan  bertanggungjawab  kepada Kepala  Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan usaha.
  2. Seksi  Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  I  membidangi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Perdagangan, Industri, koperasi dan UMKM.
  3. Kepala   Seksi   Pelayanan   Perizinan   dan   Nonperizinan   Usaha   I mempunyai    tugas    membantu    Kepala    Bidang   Penyelenggaraan Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  dalam  menyiapkan bahan  perumusan    kebijakan,   perencanaan    operasional    serta pelaksanaaan program dan kegiatan di bidang pelayanan perizinan dan nonperizinan usaha I yang meliputi bidang perdagangan, industri koperasi dan UMKM  sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
  4. Dalam  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3), Kepala   Seksi   Pelayanan   Perizinan   dan   Nonperizinan   Usaha I mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
  1. menghimpun,    mempelajari    dan    menelaah    serta    mengolah peraturan perundang undangan, kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis serta data dan informasi lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya;
  2. menyusun    rencana    kerja    dan    kegiatan    serta    anggaran di lingkungan unit kerja;
  3. mengoordinasikan   penyusunan   Sasaran   Kerja   Pegawai   (SKP) dilingkungan unit kerja;
  4. menyiapkan   bahan   penyusunan   kebijakan   teknis   pelayanan perizinan dan  nonperizinan  usaha  I  sesuai lingkup  tugasnya berdasarkan ketentuan yang berlaku;
  5. merencanakan,  mengolah,  memverifikasi  dan  melaksanakan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM;
  6. mengidentifikasi    penyelenggaraan    pelayanan    perizinan    dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM;
  7. membuat  konsep  penyelenggaraan  pelayanan  perizinan  dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM;
  8. menyusun dan mengevaluasi laporan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM;
  9. mengadministrasi   penyelenggaraan   pelayanan   perizinan   dan nonperizinan bidang perdagangan, industri, koperasi dan UMKM;
  10. melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan bidang atau unit kerja terkait dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;
  11. melaksanakan   inventarisasi   permasalahan   yang   berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyusun petunjuk pemecahannya;
  12. memberikan  saran  dan  pertimbangan  kepada  atasan  berkaitan dengan bidang tugasnya;
  13. membagi  dan  mendistribusikan  tugas  kepada  bawahan  sesuai bidang tugas masing-masing;
  14. memberikan  petunjuk,  bimbingan  dan  arahan  serta  penilaian kinerja kepada bawahan;
  15. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan sesuai bidang tugasnya; dan
  16. melaksanakan  tugas lainnya  yang  diberikan oleh atasan  sesuai lingkup tugasnya.

 

Kepala Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha II

  1. Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha II dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah  dan  bertanggungjawab  kepada Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha.
  2. Seksi  Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  II  membidangi Pelayanan       Perizinan   dan   Nonperizinan  Konstruksi,   Pendidikan, Kesehatan, dan Pariwisata.
  3. Kepala   Seksi   Pelayanan   Perizinan   dan   Nonperizinan   Usaha   II mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  dalam  menyiapkan bahan kebijakan,  perencanaan   operasional    serta pelaksanaaan program dan kegiatan di bidang pelayanan perizinan dan nonperizinan  usaha  II  yang meliputi  bidang  kontruksi,  pendidikan, kesehatan   dan   pariwisata   sesuai   dengan   ketentuan   peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Dalam  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3), Kepala  Seksi   Pelayanan   Perizinan   dan  Nonperizinan   Usaha   II mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
  1. menghimpun, mempelajari dan menelaah serta mengolah peraturan perundang  undangan,  kebijakan,  pedoman  dan  petunjuk  teknis serta data dan informasi lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya;
  2. menyusun rencana kerja dan kegiatan serta anggaran di lingkungan unit kerja;
  3. mengoordinasikan   penyusunan   Sasaran   Kerja   Pegawai   (SKP) dilingkungan unit kerja;
  4. menyiapkan   bahan   penyusunan   kebijakan   teknis   pelayanan perizinan  dan  nonperizinan  usaha  II  sesuai lingkup  tugasnya berdasarkan ketentuan yang berlaku;
  5. menyiapkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan perizinan dan nonperizinan usaha II sesuai ketentuan yang berlaku;
  6. merencanakan,    mengolah,    memverifikasi    dan    melaksanakan penyelenggaraan perizinan  dan  nonperizinan bidang konstruksi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata;
  7. mengidentifikasi   penyelenggaraan   pelayanan   perizinan   dan nonperizinan     bidang   konstruksi,   pendidikan,  kesehatan,   dan pariwisata;
  8. membuat   konsep   penyelenggaraan   pelayanan   perizinan   dan nonperizinan     bidang   konstruksi,   pendidikan,  kesehatan,   dan pariwisata;
  9. menyusun dan mengevaluasi laporan penyelenggaraan pelayanan perizinan       dan   nonperizinan   bidang  konstruksi,   pendidikan, kesehatan, dan pariwisata;
  10. mengadministrasi    penyelenggaraan    pelayanan    perizinan    dan nonperizinan bidang   konstruksi,   pendidikan,  kesehatan,   dan pariwisata;
  11. melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan bidang atau unit kerja terkait dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;
  12. melaksanakan   inventarisasi   permasalahan   yang   berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyusun petunjuk pemecahannya;
  13. memberikan  saran  dan  pertimbangan  kepada  atasan  berkaitan dengan bidang tugasnya;
  14. membagi  dan  mendistribusikan  tugas  kepada  bawahan  sesuai bidang tugas masing-masing;
  15. memberikan  petunjuk,  bimbingan  dan  arahan  serta  penilaian kinerja kepada bawahan;
  16. melaksanakan  monitoring,  evaluasi  dan  pelaporan sesuai bidang tugasnya; dan
  17. melaksanakan  tugas  lainnya  yang  diberikan  oleh  atasan  sesuai lingkup tugasnya.

 

Kepala Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha III

  1. Seksi Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha III dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah  dan  bertanggungjawab  kepada Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha.
  2. Seksi  Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  III  membidangi Pelayanan  Perizinan  dan  Nonperizinan  Pertanian, Perikanan,  dan Perhubungan.
  3. Kepala   Seksi   Pelayanan   Perizinan   dan   Nonperizinan   Usaha   III mempunyai  tugas  membantu  Kepala  Bidang  Penyelenggaraan Pelayanan       Perizinan  dan  Nonperizinan  Usaha  dalam  menyiapkan bahan perumusan   kebijakan,   perencanaan    operasional    serta pelaksanaaan program dan kegiatan di bidang pelayanan perizinan dan nonperizinan usaha III yang meliputi bidang pertanian, perikanan dan perhubungan       sesuai   dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
  4. Dalam  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3), kepala  seksi  pelayanan perizinan dan nonperizinan  usaha III mempunyai uraian tugas sebagai berikut:
  1. menghimpun,    mempelajari    dan    menelaah    serta    mengolah peraturan perundang undangan, kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis serta data dan informasi lainnya yang berhubungan dengan bidang tugasnya;
  2. menyusun  rencana  kerja dan  kegiatan  serta  anggaran di lingkungan unit kerja;
  3. mengoordinasikan   penyusunan   Sasaran   Kerja   Pegawai   (SKP) dilingkungan unit kerja;
  4. menyiapkan   bahan   penyusunan   kebijakan   teknis   pelayanan perizinan dan nonperizinan usaha III sesuai lingkup tugasnya berdasarkan ketentuan yang berlaku;
  5. merencanakan,  mengolah,  memverifikasi  dan  melaksanakan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan bidang pertanian, perikanan, dan perhubungan;
  6. mengidentifikasi     penyelenggaraan     pelayanan     perizinandan nonperizinan bidang pertanian, perikanan, dan perhubungan;
  7. membuat  konsep  penyelenggaraan  pelayanan  perizinan  dan nonperizinan bidang pertanian, perikanan, dan perhubungan;
  8. menyusun dan mengevaluasi laporan penyelenggaraan pelayanan perizinan    dan  nonperizinan  bidang  pertanian, perikanan,  dan perhubungan;
  9. mengadministrasi   penyelenggaraan   pelayanan   perizinan   dan nonperizinan bidang pertanian, perikanan, dan perhubungan;
  10. melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan bidang atau unit kerja terkait dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas;
  11. melaksanakan   inventarisasi   permasalahan   yang   berhubungan dengan bidang tugasnya dan menyusun petunjuk pemecahannya;
  12. memberikan  saran  dan  pertimbangan  kepada  atasan  berkaitan dengan bidang tugasnya;
  13. membagi  dan  mendistribusikan  tugas  kepada  bawahan  sesuai bidang tugas masing-masing;
  14. memberikan  petunjuk,  bimbingan  dan  arahan  serta  penilaian kinerja kepada bawahan;
  15. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan sesuai bidang tugasnya; dan
  16. melaksanakan  tugas lainnya  yang  diberikan oleh atasan  sesuai lingkup tugasnya.